Cara Menanam Vanili | Cara Bertanam Emas Hijau


Cara bertanam vanili. Vanili dikenal dengan istilah emas hijau. Hal ini disebabkan vanili memiliki harga yang lumayan mahal. Tapi tidak semua harga vanili itu mahal, semua tergantung pada kualitas. Hanya vanili yang berkualitas baik saja cara bertanam Buah Vanili yang dapat di umpakan sebagai emas hijau. Cara bertanam vanili sebenarnya tidak terlalu susah. Hanya saja perlu perhatian lebih, karena tanaman ini tidak bisa melakukan penyerbukan secara alami, sehingga bunga harus di serbukan oleh manusia baru bisa berbuah. Sedangkan perkembangbiakan biasanya di lakukan dengan cara vegetatif. Untuk lebih jelasnya tentang cara menanam vanili silahkan ikuti petunjuk langkah-langkah bertanam vanili di berikut ini;

Cara menanam Vanili

Seperti pada artikel cara bertanam sebelumnya, setiap cara budidaya selalu mempunyai langkah-langkah dan tahapan. Berikut ini adalah langkah dan tahap cara menanam vanili yang antara lain adalah sebagai berikut:

1. Persiapan lahan
Dalam Budidaya tanaman vanili, persiapan lahan untuk menanam vanili harus di persipakan 1 hingga 1,5 tahun sebelumnya. Karena pohon vanili bukanlah pohon berkayu yang bisa tumbuh tegak. Tanaman ini adalah tanaman yang merambat sehingga untuk dapat tumbuh tegak di perlukan tanaman pelindung. Tanaman pelindung biasanya di tanam 1 tahun sebelum menanam bibit vanili. Karena itu persiapan lahan untuk menanam vanili memerlukan waktu yang lama. Tahap persipan lahan meliputi:
a. Penanaman pohon pelindung
Pertama-tama bersihkan lahan yang akan di tanami vanili dari tumbuhan gulma dan rumput-rumput liar. Lalu siapkan lubang tanam untuk tanaman pelindung. Isi lubang tanam dengan pupuk kandang. Buat jarak antara tanaman pelindung dengan ukuran 1,5 x 1,5 m. Tancapkan tanaman pelindung di dalam lubang secara tegak lurus lalu tutup kembali dengan tanah. Pastikan tanaman pelindung tumbuh dengan baik agar dapat menjadi tempat rambatan untuk tanaman vanili. Tanaman pelindung yang digunakan sebaiknya adalah yang memiliki perakaran yang dalam sehingga tidak menganggu sistem perakaran tanaman vanili. Pohon pelindung yang paling baik adalah pohon dadap. Tapi karena daunnya terlalu rimbun maka harus rajin dipangkas.
b. Pengolahan tanah
Setelah tanaman pelindung tumbuh dengan baik, maka lakukan pengolahan tanah sebagai persiapan untuk menanam bibit vanili. Pertama-tama bersihkan rumput di sekitar tanaman pendukung. Lalu buat lubang tanam untuk bibit vanili dengan jarak 30 cm dari lubang tanam. Ukuran lubang tanam adalah 30x30x30 cm. Isi lubang tanam dengan pupuk kandang yang di campur dengan Natural GLIO. Biarkan selama 3-4 hari.
c. Pemilihan Bibit
Untuk bibit vanili dapat menggunakan biki ataupun stek. Namun untuk lebih cepatnya sebaiknya menggunakan stek. Tanaman indukan dengan kriteria seperti dibawah ini harus di jaga dengan baik agar tidak berbuah dengan cara pemangkasan. Pemilihan calon stek bibit yang baik harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
  • Tanaman yang akan di ambil steknya harus berbatang sehat,
  • Sudah tua atau berumur lebih dari 10 tahun,
  • Produktivitas tinggi
  • Subur dan memiliki banyak tunas sulur
Bibit stek yang baik adalah yang telah beumur  kurang dari 1 tahun dan memiliki buku ruas yang rapat. Potong sulur tunas untuk stek sepanjang 50-70 cm. Lalu celupkan stek kedalam lautan POC NASA/Hormonik (1-2cc/l) + Natural GLIO untuk merangsang pertumbuhan akar dan untuk mencegah pembusukan. Diamkan selama 2-3 hari

2. Penanaman bibit Vanili
Penanaman bibit vanili sebaiknya di lakukan di awal musim hujan, sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi dengan baik. Sebelum stek vanili di tanam, buang daun pada tiga ruas paling bawah, lalu benamkan stek kedalam lubang tanam secara horisontal (rebah) untuk mempercepat tumbuhnya akar. Lalu bagian stek yang ada di permukaan tanah ikatkan pada batang pohon pelindung. Usahakan agar menanam bibit membujur kearah utara-selatan agar dapat tanaman dapat menerima cahaya matahari dengan baik. Setelah selesai menanam, harus selalu di jaga agar tanah disekitar tanaman selalu lembab dan basah.

3. Pemeliharaan tanaman
Pemeliharaan tanaman meliputi: penyiraman, penyiangan, penyulaman, pemangkasan, dan pemupukan. Penyiraman dilakukan untuk menjaga agar tanah tetap lembab dan basah. Penyiangan dilakukan untuk membersihkan tanah di sekitar tanaman vanili dari gulma dan rumput-rumput penganggu. Penyulaman di lakukan jika ada bibit stek yang mati. Pemupukan dilakukan untuk menjaga agar kebutuhan unsur hara tanaman vanili dan tanaman pelindung tercukupi. Pupuk yang digunakan biasanya adalah campuran dari pupuk kandang dan pupuk buatan, dengan dosis;
  • pupuk kandang: 10-15 kg/pohon
  • pupuk buatan : Urea 8 kg, SP-36 4 kg, KCl 14 kg, CaO 5 kg, dan Mg 2,5 kg (per pohon per tahun) dan pemupukan biasanya dilakukan tiap 3 bulan sekali
Pemangkasan dilakukan terhadap pohon pelindung dan juga tanaman vanili. Masing-masing pemangkasan mempunyai polanya tersendiri, yaitu:
a. Pemangkasan pohon pelindung
Pemagkasan pohon pelindung bertujuan untuk mengatur tingkat penyinaran cahaya matahari, memudahkan pemeliharaan tanaman dan sirkulasi udara, mengurangi kelembaban di musim hujan, dan mempertahankan keteduhan di musim panas. Pemangkasan pohon pelindung ada2 cara, yaitu pemangkasan bentuk dan pemangkasan untuk pengaturan percabangan. Pemangkasan berfungsi untuk mengatur bentuk tanaman pelindung sesuai dengan keinginan dan memotong percabangan untuk tempat kaitan batang vanili. Biasanya tinggi pohon pelindung adalah 2 meter dengan percabangan yang di bentuk sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk melengkungkan batang vanili.
b. Pemangkasan batang vanili
Pemangkasan batang vanili ada 3 fungsi yaitu pemangkasan bentuk yang bertujuan untuk membentuk kerangka tanaman yang kokoh dan seimbang. Pemangkasan produksi yaitu untuk merangsang bunga dan menyempurnakan pertumbuhan buah. Pemangkasan pemeliharaan yaitu dengan menjaga agar batang tidak banyak mengeluarkan tunas.
4. Penyerbukan bunga
Penyerbukan dilakukan karena tanaman vanili tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri karena kepala putik tertutup oleh penghalang yang terbentuk dari daun bungan ke enam. Penyerbukan harus dilakukan dengan cepat karena bunga vanili tidak mekar cukup lama. Tanaman vanili siap berbunga pada usia 18 – 24 bulan. Cara penyerbukan adalah (cara: Jefrimengko.blogspot.com):
  • Siapkan lidi atau bambu sepanjang 10 cm.
  • Pegang bunga dengan tangan kiri, hingga bagian belakang tangkai putik dan benang sari bersandar pada jari telunjuk.
  • Tangan kanan dengan bantuan lidi / bambu mengangkat rostellum yang menghalangi putik dan kepala sari, lalu kepala sari di lekukkan menuju kearah kepala putik, di tekan sedikit sehingga ke duanya bertemu atau sampai terjadi penyerbukan.
5. Pengendalian hama dan penyakit
Penyakit dan hama tanaman vanili beragam. Penyakit tanaman vanili antara lain adalah busuk akar, batang dan buah, bercak coklat pada batang dan buah, antraknosa dan karat merah. Penyakit-penyakit ini biasanya dapat di cegah dengan penyemprotan Natural GLIO. Hama tanaman vanili yang paling populer adalah bekicot, belalang padang, hama pengerek batang dan ulat bulu. Untuk menanggulangi bekicot biasanya dengan cara mengambilinya satu persatu sedangkan untuk belalang, larva dan ulat ditanggulangi dengan menyemprotkan Pestisida atau Natural BVR.

6. Panen
Vanili akan siap panen setelah buah berumur 8-9 bulan sejak pembuahan. Buah vanili yang tua akan berwarna hijau suram dengan garis-garis berwarna kekuningan. Musim panen vanili biasanya antara bulan Mei hingga  Juli. Panen di lakukan dengan cara mengambil buah yang sudah tua dan membiarkan yang masih mudah. Pemilihan buah yang sudah tua ini bertunjuan untuk menjaga mutu vanili yang dihasilkan memiliki kadar vanillin yang tinggi, rendemen yang banyak, serta kadar abu dan kadar air terendah.

Cara Menanam Vanili | Cara Bertanam Emas Hijau Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Iis Lestari

0 comments: